Jumat, 19 Agustus 2011

KEUTAMAAN SHOLAT SHUBUH (1)

  •  Disaksikan oleh para malaikat
Allah SWT berfirman yang artinya : “Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah pula sholat shubuh. Sesungguhnya sholat shubuh itu disaksikan (oleh malaikat).” ( Q.S. AL-Israa’[18] : 78)



Dikala fajar, malaikat yang bertugas dimalam hari dan malaikat yang bertugas di siang hari menurut rasululah SAW, mereka berkumpul menyaksikan jama’ah sholat shubuh. Sebagaimana sabda rasulullah SAW, dari Abu Hurairah r.a dari Nabi SAW bersabda, “ Sholat berjama’ah lebih utama dua puluh lima derajat dibandingkan dengan sholat sendirian, malaikat malam dan malaikat siang, mereka berkumpul di dalam jama’ah sholat shubuh.” (H.R Al-Bukhari)

  •  Menyelamatkan kaum dari adzab
 Mendirikan sholat shubuh secara berjama’ah  merupakan pahala yang besar, bahkan mampu menyelamatkan suatu kaum dari adzab Allah SWT hingga di penghujung malam. Sebagaimana hadits riwayat Al-Ashbihani, dari Abu Umamah Al-Bahili dari Nabi SAW beliau bersabda, “Tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk sholat shubuh kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga malam hari. Dan tidak ada suatu kaum yang mengumandangkan adzan untuk sholat maghrib, kecuali mereka akan selamat dari adzab hingga sholat shubuh.” (H.R AL-Ash-bihani)

Artinya jika dalam satu kampong, masyarakatnya mendirikan sholat shubuh secara berjama’ah maka insya Allah akan selamat dari adzab Allah SWT. Sholat berjama’ah shubuh ini mampu memalingkan murka Allah SWT terhadap suatu kaum, jika di dalam kaum tersebut terdapat orang yang bermaksiat kepada-Nya.



  • Mendapat pahala setara dengan ibadah haji dan umroh
Dari Anas bin malik berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang sholat shubuh berjama’ah kemudian (setelahnya) duduk berdzikir hingga matahari terbit, kemudia sholat dua raka’at (sholat dhuha), maka dia akan mendapatkan pahala setara haji dan umroh, sempurna, sempurna, sempurna.” (H.R At-Turmudzi)
Hadits di atas menegaskan bahwa orang yang menunaikan sholat shubuh berjama’ah, ia akan mendapatkan pahala yang setara dengan ibadah haji dan umroh yang sempurna, benar-benar haji dan umroh yang sempurna.

  • Terbebas dari api neraka
Dari Ammairah bin Ruwaibah berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk neraka orang yang menunaikan sholat shubuh sebelum matahari terbit dan sebelum matahari tenggelam (sholat shubuh dan ashar).” (H.R Ibnu Khuzaimah)

Artinya bahwa seseorang yang menunaikan sholat  shubuh secara berjama’ah  dan itu dilakukan secara rutin, ia akan dijaga dan dibebaskan dari siksa api neraka. Sesorang yang mampu menunaikan sholat jama’ah shubuh secara rutin, dapat dipastikan dia menunaikan sholat-sholat fardhu lainnya dengan berjama’ah pula. Minimal sholatnya dilaksanakan  tepat pada waktunya. Karena sholat shubuh adalah sholat yang paling berat dikerjakan kecuali oleh orang-orang yang beriman dan bertakwa.

  • Dijamin masuk surga
Tidak sekedar penegasan bahwa seorang yang menunaikan sholat  jama’ah shubuh secara rutin akan terbebas  dari siksa api neraka. Tetapi di dalam hadits lain diperkuat, dan dinyatakan bahwa orang yang rutin berjama’ah shubuh akan dijamin masuk surga. Sebagaimana hadits yang artinya, dari Abu Bakar bin Ammarah dari bapaknya berkata, sesungguhnya rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menunaikan sholat pada dua waktu yang dingin (sholat shubuh dan sholat ashar) maka ia akan masuk surge.” (H.R. Ibnu Hiban)


  • Lebih utama dari sholat fadhu lainnya
Dari Fadhalah bin Abdullah al-Laitsi, dahulu aku datang menemui Rasulullah SAW kemudian aku masuk islam, dan belia mengajariku sholat lima waktu beserta waktunya. Kemudian aku berkata pada beliau, ini adalah waktu waktu-waktu aku sedang sibuk, maka perintahlah aku yang bisa mencakup semuanya, rasulullah saw kemudian berkata, “Jika kamu sangat sibuk maka jangan sampai kamu meninggalkan al-‘ashrain.” Kemudian aku bertanya, apakah  al-‘ashrain itu? Beliau menjawab, “sholat shubuh dan sholat ashar.” (H.R Ibnu Hiban)

Hadits diatas tidak berarti bahwa sholat shubuh dan ashar dapat mewakili sholat lima waktu secara keseluruhan. Tetapi hadits tersebut menegaskan keutamaan akan keutamaan sholat shubuh dan ashar dibandingkan dengan sholat-sholat fardhu lainnya. Dan hadits diatas merupakan pesan rasuullah SAW pada orang yang baru masuk islam (muallaf). Di dalam hadits yang lain dijelaskan, dari Abu ‘Abidah bin Al-Jarah, dari nabi SAW, beliau bersabda, “Sesungguhnya sholat fardhu yang paling utama adalah sholat shubuh berjama’ah pada hari jum’at.” (H.R al-Bazaar)

  • Mendapat perlindungan dari Allah SWT
Dari jundab bin Abdullah berkata, rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang menunaikan sholat shubuh maka ia berada dalam lindungan (jaminan) Allah SWT, dan jangan sampai Allah SWT meminta kembali jaminanNya dengan sebab apapun. Atau kalau tidak orang itu akan dilemparkan ke dalam neraka jahannam (H.R Muslim)

Hadits diatas menjelaskan bahwa seseorang yang menunaikan sholat shubuh ia berada dalam jaminan Allah SWT. Tetapi penegasan tersebut disertai ancaman bahwa jika jaminan yang telah diberikan tersebut kemudian tidak diambil dan berpaling pada keburukan, yakni meninggalkan sholat shubuh. Maka Allah SWT akan menenggelamkan dia ke dalam api neraka. Orang yang meninggalkan sholat shubuh, sesuai hadits di atas adalah ibarat orang yang telah meningkari janji dan mencemoohkan tawaran baik. Semoga kita tidak termasuk orang yang mencemoohkan tawaran Allah SWT. Amin.


  •  Menyempurnakan agama
Dari al-Harits bin Wahb berkata, rasulullah SAW bersabda, “umatku akan dianggap sempurna islamnya, selama ia tidak mengakhirkan sholat maghrib hingga matahari tengggelam menyamai orang yahudi, selama ia tidak mengakhirkan sholat shubuh hingga binatang lenyap (matahari telah terbit) menyamai orang nasrani…” (H.R at-thabrani)

  •  Terhindar dari kemunafikan
    Dari Abu ‘amir bin Anas, dari pamannya (sahabat Nabi SAW) berkata, sesungguhnya rasulullah SAW bersabda, “Orang munafik tidak akan mengerjakannya, yakni sholat shubuh dan sholat isya berjama’ah.” (H.R Ahmad)

  •  Mendapat berkah dari Allah SWT dan dimudahkan rezekinya
 Dari Shakhr al-Ghamidi dari Nabi Muhammad SAW bersabda, “Ya Allah SWT berkatilah umatku atas aktivitas paginya.” (H.R Abu Daud). Rasulullah SAW jika beliau mengutus pasukan perang atau tentara, beliau menyuruh mereka agar berangkat di pagi hari. Dan Shakhr al-Ghamidi adalah seorang pedagang, Rasulullah SAW pun menyuruhnya untuk berangkat dipagi hari, dan hal itu dilakukan oleh Shakhr dan ia menjadi orang kaya.”



Temukan 10 keutamaan sholat shubuh selanjutnya !!

“Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang dikerjakan”

Rewrite by Mohd Teguh from MUKJIZAT TAHAJJUD & SHUBUH Karya Yusni A. Ghazali ; Penerbit GRAFINDO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar